Kepala Desa Sarirejo Kabupaten Lamongan Melarang Warganya Mendatangkan Bantuan Air Bersih

Berita, Daerah, Peristiwa282 Dilihat

Lamongan – Deteksipost.id – Tiga bulan ini warga di Kabupaten Lamongan khususnya yang ada di wilayah selatan benar-benar mengalamj kekeringan dan sulit mendapatkan air bersih, seperti yang dialami oleh warga Dusun Gendot Desa Sarirejo Kec Sarirejo Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Di desa yang dekat dengan pusat Pemerintahan Kecamatan Sarirejo ini, warganya harus memutar otak untuk mendapatkan suplai air bersih, salah satunya mendatangkan air bantuan dari jaringannya, namun disayangkan upaya ini harus sedikit “ternoda” karena tidak diperbolehkan oleh pemerintah desa setempat, kok aneh..?

“Warga di Sarirejo sudah 3 bulan ini mengalami kesulitan air bersih, pemerintah harus hadir untuk membantu, bukan malah melarang warganya mendatangkan air bantuan dari kolega-koleganya,” kata Samsuri warga setempat pada hari Sabtu, (11/10/2024).

Larangan itu diterima oleh beberapa warga berinisial DY, DD, PT dan SM, ke empat warga ini kerap mendatangkan air bersih ke desanya. Beberapa hari lalu mereka ini diundang ke Kantor Desa untuk menghadap kades, mereka dilarang mendatangkan air bersih di Desanya, tanpa persetujuan dan sepengetahuan pemerintah desa.

Padahal kata Samsuri, mereka-mereka yang mendatangkan air dari bantuan koleganya di luar itu semua airnya ya untuk warga di sekitar, bukan untuk dirinya sendiri meski tandon air itu di taruh di depan rumahnya masing-masing.

“Mikirnya Kades dan Pemdes harus sederhana, kalau yang mencari bantuan itu warga di RT 01 ya silahkan saja air di droping di lingkungan toh itu untuk warga sekitar, dan mereka membuat tandon juga gotong royong dari hasil iuran, kenapa harus dipermasalahkan, kayak kades kurang pekerjaan saja, sementara 9 RT ini warganya butuh air bersih,” kesalnya.

Cara yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dalam hal ini Kades Sarirejo kata Samsuri, sangat melukai perasaan warga. Apalagi dilakukan di tengah masyarakat sangat membutuhkan air bersih. Red (FNC)

Sumber : Berita Lamongan Update