Keceran PB PRSH 2025: Merajut Silaturahmi dan Menguatkan Soliditas Menuju Organisasi Berjatidiri dan Bermartabat

Boyolali, Deteksipost.id – Pada tanggal 26 Juli 2025 Pengurus Besar Persaudaraan Rumpun Setia Hati (PB PRSH) sukses menggelar kegiatan Keceran PB PRSH Tahun 2025 yang bertempat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Acara ini mengusung tema: “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Soliditas, Menuju PRSH yang Berjatidiri dan Bermartabat”.

Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dilanjutkan sambutan dari para pimpinan PRSH.
Ketua Panitia, Sadham Aulia Rahman, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 145 calon Kadang Trap I mengikuti prosesi Keceran tahun ini.

Mereka berasal dari:
 Cabang Lamongan: 87 peserta
 Cabang Gresik: 19 peserta
 Cabang Pacitan: 11 peserta
 Cabang Grobogan: 9 peserta
 Cabang Klaten: 18 peserta
 Semarang raya: 1 Peserta
Sadham menegaskan bahwa seluruh calon Kadang yang telah menyelesaikan prosesi akan menerima sertifikat dan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara langsung sebagai bentuk pemenuhan hak sekaligus kewajiban organisasi terhadap anggotanya.

Ketua Umum PRSH, Sumina Danunagara, S.IP., M.H., dalam sambutannya menjelaskan secara mendalam makna tema kegiatan. Menurutnya, “Merajut Silaturahmi” adalah bentuk nyata dari memperkuat ikatan antar kadang PRSH lintas cabang. “Menguatkan Soliditas” merupakan upaya menjaga kekompakan dalam semangat persaudaraan.

Sementara “Berjatidiri dan Bermartabat” mencerminkan karakter PRSH yang menjunjung nilai-nilai luhur, berbasis ilmu, budi pekerti, dan spiritualitas yang kuat. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelatih yang dengan dedikasi tinggi membina adek-adek pra-Kadang (siswa) tidak hanya dalam kemampuan bela diri, tetapi juga dalam membentuk kepribadian yang utuh untuk menjadi manusia yang paripurna, sesuai ajaran PRSH.

Ketua Dewan Sesepuh, Bapak Margono, menambahkan bahwa eksistensi PRSH hingga saat ini adalah bukti dari kesungguhan seluruh pihak dalam menjaga amanah dan ajaran dari Drs. Moch. Ngemron, M.S., Psi., pendiri PRSH. Ia menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan dan pelestarian nilai-nilai pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus jati diri organisasi.

Agenda dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pendirian Cabang Baru Bekasi Raya yang kini menjadi cabang ke-21 PRSH. SK diserahkan langsung oleh Ketua Umum PRSH kepada Ketua Cabang Bekasi Raya, Kangmas Pujianto.

Acara kemudian menampilkan seni pencak silat dari para pesilat PRSH. Tampil pertama, pesilat dari Cabang Lamongan mempersembahkan gerak pencak silat beregu secara energik dan kompak yang mendapat sambutan hangat dari hadirin.

Penampilan kedua berasal dari pesilat PB PRSH, yang mempersembahkan seni pertunjukan pencak silat teatrikal bertema Kiblat Papat Limo Pancer. Pertunjukan ini memadukan gerakan silat dengan unsur teatrikal dan artistik yang menggambarkan filosofi Jawa tentang kendali diri atas hawa nafsu melalui kekuatan hati atau “pancer”. Penampilan ini berhasil memukau para tamu dan peserta.

Setelah sesi pertunjukan, acara inti Keceran dilaksanakan sebagai prosesi keceran para calon Kadang Trap I. Prosesi ini menandai bahwa para peserta telah dinyatakan sah sebagai Kadang Trap I PRSH, dan siap bertanggung jawab menjaga, mengembangkan, serta melestarikan ajaran PRSH ke depan.
Acara berlangsung hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Meskipun berlangsung semalam suntuk, para peserta menunjukkan semangat dan kebanggaan tinggi atas keberhasilan mereka mengikuti prosesi dengan khidmat.

Sebelum penutupan, penyerahan simbolis sertifikat dan KTA dilakukan kepada perwakilan dari masing-masing cabang, disusul doa bersama dan sesi foto bersama.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, aman, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan kesungguhan dan dedikasi keluarga besar PRSH dalam menjaga marwah dan nilai luhur pencak silat sebagai warisan bangsa.

Editor: Faisal Nur Cahyo
Sumber: Ahmad Mundik (Jurnalis Deteksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *