Kegiatan Pelatihan Drone Spraying Desa Centini Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan

Lamongan, Deteksipost.id – Untuk mewujudkan pertanian yang lebih efisien dan inovatif dengan penggunaan Drone Spraying bersama KKN UNISDA 2025 di Desa Centini Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan pada hari Rabu, 16 Juli 2025.

KKN UNISDA Kenalkan Teknologi Smart Farming Drone Spraying di Desa Centini Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Darul ’Ulum (UNISDA) Lamongan menggelar pelatihan dan demonstrasi teknologi Smart Farming Drone Spraying, yaitu pemanfaatan drone untuk penyemprotan pupuk dan pestisida secara efisien di lahan pertanian.

Kegiatan ini diikuti oleh petani, kelompok tani, dan pemuda desa sebanyak 45 orang. Pelatihan dipandu oleh Dosen Pertanian UNISDA, bekerja sama dengan praktisi pertanian modern dan mahasiswa KKN sebagai pendamping teknis. Kegiatan Pelatihan Drone Spraying Desa Centini yang dipimpin langsung oleh Pilot Drone Saudara FATHUR ROSSI DWI W.

Pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini didahului dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh praktisi pertanian dan pelaksanaan praktik berlangsung di lahan pertanian milik Kelompok Tani Desa Centini, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan teknologi pertanian cerdas (smart farming) yang dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya penyemprotan, sekaligus meningkatkan akurasi pemupukan dan pengendalian hama. Drone spraying juga dianggap lebih ramah lingkungan dan mengurangi risiko kesehatan petani yang biasanya terpapar langsung bahan kimia.

Peserta mendapatkan materi teori tentang prinsip kerja drone spraying, keunggulan dibanding penyemprotan manual, serta praktik langsung mengoperasikan drone di lahan sawah. Mereka juga belajar cara mengatur jalur terbang drone, mengatur dosis pupuk/pestisida yang tepat, hingga teknik perawatan alat.

Mahasiswa KKN prodi Pertanian, Laeli Fitriya, menjelaskan: “Teknologi drone spraying ini adalah solusi modern untuk pertanian yang lebih efisien. Harapannya, petani di Desa Kedungpring bisa memanfaatkan inovasi ini untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi biaya produksi.”

Kepala Gapoktan Desa Centini menyambut positif kegiatan ini: “Ini pengalaman baru bagi petani kami. Mereka bisa melihat langsung bagaimana teknologi mempermudah pekerjaan di sawah. Semoga ke depan bisa diterapkan secara mandiri.”

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petani Desa Kedungpring mampu mengenal dan perlahan mengadopsi teknologi smart farming, sehingga pertanian desa menjadi lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Editor : Faisal Nur Cahyo
Sumber : KKN UNISDA LAMONGAN (Ds.Centini Kec.Laren Kab.Lamongan)