Deteksipost.id, Surabaya – Program Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) resmi diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Peduli Jaminan Sosial bagi Pekerja Informal melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Jumat 7 November 2025 di Balai Pemuda Surabaya dan bekerjasama dengan Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur.
Agus Hebi Djuniantoro Kepala Disperinaker Surabaya, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mendata dan memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja informal yang belum terlindungi jaminan sosial.
“Masih banyak pekerja bukan penerima upah yang belum sadar pentingnya perlindungan sosial. Padahal, tanpa jaminan ini, risiko kecelakaan atau kematian bisa memunculkan kemiskinan baru,” ujar Hebi.
Pemkot bersama BPJS Ketenagakerjaan membentuk agen Perisai di tiap RW untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Mereka akan turun langsung menyosialisasikan manfaat jaminan sosial bagi pekerja sektor informal seperti pedagang kaki lima, tukang becak, satpam, hingga ibu rumah tangga dan nelayan.
Hebi menegaskan, manfaat BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi pekerja dari risiko kecelakaan, tapi juga menjamin kesejahteraan keluarga.
“Kalau pekerja mengalami kecelakaan hingga meninggal, keluarganya tetap mendapat penghasilan dan anaknya bisa disekolahkan sampai kuliah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyebut saat ini baru sekitar 42 persen atau 613 ribu pekerja di Surabaya yang terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Masih ada 16 persen lagi untuk mencapai target 58 persen. Tapi kami apresiasi langkah cepat Pemkot Surabaya yang sudah melindungi ribuan RT/RW, Kader Surabaya Hebat, hingga pekerja non-ASN,” kata Hadi.
Ia menegaskan, program jaminan sosial ini bukan hanya melindungi pekerja, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengentaskan kemiskinan. “Perisai akan menjadi garda depan memastikan seluruh pekerja kecil di Surabaya mendapatkan hak perlindungan sosialnya,” tutupnya. (red)
Sumber: Suyono
Editor: Tondo Abid Choironi


