Lamongan, Deteksipost.id – Memasuki hari-hari krusial Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Lamongan tancap gas memperluas jangkauan edukasi tertib lalu lintas. Tidak hanya menyasar pengendara di jalan raya, Korps Bhayangkara ini kini merambah jalur udara lewat radio hingga menyentuh kalangan anak usia dini.
Langkah preemtif ini dipimpin langsung oleh IPTU Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H. Bersama timnya, ia aktif mengedukasi masyarakat mengenai poin-poin penting dalam operasi yang berlangsung tahun ini.
Salah satu strategi yang dijalankan adalah melalui sesi talk show interaktif di Radio JSM Polres Lamongan. Dalam siaran tersebut, IPTU Muji Agung Kurniawan memaparkan detail target operasi agar masyarakat Lamongan tidak sekadar tahu, tapi juga patuh.

“Agar warga masyarakat di wilayah hukum Polres Lamongan mengetahui bahwa saat ini Polri sedang melaksanakan Operasi Keselamatan Semeru 2026, sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih disiplin, tertib, dan patuh terhadap peraturan lalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Iptu Muji Agung.
Di sisi lain, pendekatan humanis juga ditunjukkan melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Sebanyak 64 siswa dari TK Islam Wildani Kinameng Sidokumpul diajak mengenal rambu-rambu dan tugas kepolisian dengan cara yang menyenangkan. Edukasi sejak dini ini diharapkan mampu membentuk karakter disiplin saat mereka dewasa nanti.
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaida, S.Pd, menegaskan bahwa kepatuhan bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan demi keselamatan nyawa. Ia meminta masyarakat memperhatikan kelengkapan berkendara, mulai dari helm SNI hingga surat kendaraan.
“Senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbau Ipda M. Hamzaid.
Ia juga menitipkan pesan agar warga Lamongan mampu menjadi garda terdepan dalam keselamatan jalan raya.
Editor: Tondo Abid Choironi
Sumber : Ahmad Mundik


